Senin, 17 Agustus 2026

Agustus 17, 2026


Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru. Nama Destry diajukan melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI untuk mengikuti proses penetapan sesuai mekanisme yang berlaku.

Pengajuan tersebut menjadi tahapan awal sebelum calon Gubernur BI menjalani proses pembahasan dan uji kelayakan serta kepatutan di DPR RI. Setelah menerima Surpres, parlemen akan melakukan proses sesuai kewenangan yang diatur dalam ketentuan mengenai pengangkatan pimpinan bank sentral.

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa keputusan Presiden Prabowo dalam memilih Destry telah melalui berbagai pertimbangan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kebutuhan Bank Indonesia terhadap sosok yang memahami secara mendalam tugas dan fungsi bank sentral.

Destry Damayanti saat ini menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Pengalamannya selama berada di lingkungan Bank Indonesia menjadi salah satu pertimbangan dalam pengajuan tersebut.

Posisi Gubernur Bank Indonesia memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Bank Indonesia memiliki tanggung jawab dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, stabilitas sistem pembayaran, serta turut menjaga stabilitas sistem keuangan sesuai dengan kewenangannya.

Karena itu, sosok yang akan memimpin Bank Indonesia membutuhkan pengalaman serta pemahaman terhadap kondisi perekonomian nasional maupun dinamika ekonomi global. Pengalaman Destry di lingkungan bank sentral menjadi salah satu latar belakang yang dinilai relevan dengan kebutuhan tersebut.

Pengajuan Destry sebagai calon tunggal juga menandai dimulainya proses politik dan kelembagaan di DPR RI. Setelah Surpres diterima, DPR akan melakukan pembahasan dan penilaian terhadap calon yang diusulkan Presiden.

Tahapan selanjutnya akan mencakup proses uji kelayakan dan kepatutan sesuai mekanisme yang berlaku. Dalam proses tersebut, DPR akan menilai berbagai aspek terkait kapasitas, pengalaman, serta visi calon dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Hasil dari proses di DPR nantinya akan menjadi bagian penting sebelum penetapan Gubernur BI definitif. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan calon yang dipilih mampu menjalankan mandat dan tanggung jawab sebagai pimpinan bank sentral.

Pengajuan Destry juga menjadi perhatian publik mengingat kondisi perekonomian Indonesia menghadapi berbagai tantangan, baik dari dalam negeri maupun perkembangan ekonomi global. Stabilitas nilai tukar, inflasi, sistem keuangan, serta kebijakan moneter menjadi sejumlah isu yang membutuhkan kepemimpinan Bank Indonesia secara konsisten.

Pemerintah berharap proses pengangkatan Gubernur Bank Indonesia dapat berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan sosok yang mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sementara itu, keputusan akhir mengenai calon yang akan menduduki posisi tersebut akan mengikuti seluruh tahapan yang menjadi kewenangan DPR RI.

Dengan diajukannya Destry Damayanti sebagai calon tunggal, perhatian kini tertuju pada proses uji kelayakan dan kepatutan di parlemen. Hasil dari proses tersebut nantinya akan menentukan langkah selanjutnya menuju penetapan Gubernur Bank Indonesia definitif.

0 komentar:

Posting Komentar